Memutuskanuntuk mendapatkan segala jenis barang dalam keadaan bekas memang harus ekstra hati-hati terutama berkaitan dengan kualitasnya setelah pemakaian sebelumnya. Demikian 5 tips dan pengalaman membeli laptop second di Lazada di atas bisa Anda jadikan sebagai referensi sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian.
PengalamanBeli Ponsel Xiaomi Mi A1 di Situs Lazada Saya termasuk orang yang tidak terlalu sering membeli ponsel. Terakhir membeli sekitar tahun 2013 atau awal memulai bisnis online. Pada tahun tersebut jumlah ponsel yang Saya beli berkisar 4 buah, 3 Android dan 1 tipe Blckberry. Saya memutuskan membeli Xiaomi Mi A1 di
CaraKredit di Lazada Secara Mudah dan Aman. Pengguna kartu kredit dari bank tertentu bisa turut menikmati metode pembayaran secara menyicil ketika membeli barang di Lazada. Klik “Beli Sekarang” pada barang yang sudah Anda pilih Klik “Konfirmasi Pesanan” untuk melanjutkan pembayaran Login ke Lazada atau isi data yang diminta oleh Lazada
Lazadaperlu diacungi jempol untuk strategi bisnisnya yang satu ini, mengingat kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dan merupakan negara Kepulauan dengan aksesibilitasnya yang relatif tidak semudah di negara lain. Barang pertama yang kubeli di Lazada saat itu adalah sepasang bantal guling merek "Dreamline" yang lumayan terkenal hanya
Panduanini dihasilkan untuk membantu anda yang mahu menjual di Lazada supaya anda tidak menanggung rugi seperti mana yang pernah saya alami dulu sewaktu mula-mula menjual produk di Lazada. Di dalam ebook ini, saya terangkan satu demi satu langkah-langkah untuk melisting barang dan memproses order secara betul di Lazada. Pepatah inggeris ada menyebut, Don’t
Carabeli barang di lazada pembayaran menggunakan 7 eleven 2021 oktober. Cara beli di shopee guna 7 eleven. Sebab aku taktahu nak buat arrow dalam gambar hehe Buka aplikasi Shopee. Tapi disebabkan sekarang ni aku taktahu nak buat apa aku tulis post yang sama bezanya gambar yang aku gunakan sekarang ni lebih mudah untuk korang rujuk. Melalui
. Hi semua. kali ini aku akan nge-review Salah satu online store terbesar di Indonesia saat ini. Banyak banget isu yang beredar bahwa lazada adalah penjual yang ga jujur dan ada penipuan yang terjadi saat belanja di tau kamu pasti bingung, dan ingin tau, lazada itu beneran jualan ga sih ? bisa dipercaya ga sih? Iya kan ? Lanjut baca deh, dibawah ini aku review lazada berdasarkan pengalaman ku belanja di itu ada juga komentar-komentar pengunjung yang menceritakan pengalaman mereka belanja di lazada, ini bisa jadi tolak ukur buat kamu sebelum memutuskan untuk membeli barang di kamu pernah belanja di lazada, aku harap kamu juga mau berbagi itu pahit, manis, ataupun asem kecut. Ceritain dibawah ini. Biar cerita kamu bisa jadi masukan buat calon pembeli sekaligus pihak lazada kalau mereka baca artikel ini.Apakah Lazada Indonesia penipu ? Amankah belanja online di lazada ?Sebelumnya aku sudah menulis artikel ini di blog tapi karna berbagai macam alasan, blognya harus di close dan sebagian artikel aku pindahin perlu mukodimah panjang lebar. Menurutku legit dan bisa dipercaya dan bukan penipu. Berikut ini alasannya aku jabarin belanja di lazadaAku ga bakal nulis artikel ini kalo belum pernah belanja di lazada 😀 . Disini aku ga bakal bahas panjang lebar lagi. Singkat cerita, barang diantarkan oleh kurir photo barangnya Barangnya sampai dalam kondisi sampai 10 hari setelah pemesanan karna barangnya dari suplier/partner lazada. dan waktu itu aku pesannya dengan sistem COD, jadi ga terlalu cemas sih. Mau barangnya sampe atau ga, soalnya kan belum bayar 😀Desain web lazadaAlasan kedua ku adalah dari tampilan website lazada. Tampilannya professional. Untuk desain website seperti lazada itu setidaknya harus punya staff web design yang teman2 pernah dapet SMS penipuan, yang bilang kalau teman2 menang hadiah mobil atau uang ratusan juta, terus disuruh cek blog atau website tertentu. Nah website penipuan, biasanya desainnya asal jadi, karna tujuannya dapet uang tanpa harus kerja keras. Website penipuan biasanya pakai subdomain gratis sehingga penipu ga keluarin modal sama sekali untuk bikin dari tampilan website, kita bisa liat seberapa besar effort dan money yang dikeluarkan. Semakin banyak effort dan money yang dikeluarkan, semakin kecil kemungkinan website tersebut oleh lazada dimana-manaLazada ngeluarin budget yang sangat besar buat ngiklan di TV nasional, plus iklan di yang sudah dibangun dengan dana besar, ga mungkin di hancurin cuma biar bisa nipu 1 atau 2 orang doang. Jadi dari sini keliatan kalo lazada serius mau kenapa ada isu lazada indonesia melakukan penipuan ?Ini karna ada penjahat-penjahat yang nargetin pemula tadi. Mereka kirim sms massal, terus promo pakai nama promo di fb, terus kasih link ke web buatan mereka sendiri. Sambil ngaku-ngaku mereka adalah pihak inget2 selama ini udah berapa kali kamu dapet SMS penipuan gitu ? yang ngaku-nya lazada, yang ngaku-nya telkomsel, indosat, xl ? Yang ngaku-ngaku jual tiket pesawat online dengan harga murah ? Aku sendiri udah dapet banyak banget SMS penipuan model Kalau mau beli, langsung lewat website resminya. Lazada di , traveloka di dst. Jangan melalui perantara lewat SMS lah, BBM lah, Line lah..Kembali lagi ke pembeli sih, pinter-pinter bedain mana yang beneran jualan, mana yang penipu. Kalau harganya terlalu murah, patut pengunjung tentang lazada di blog lamakuSeperti yang sudah aku tegasin diatas, adalah penjual yang bisa dipercaya. Tapi….Tapi, semakin kebelakang semakin banyak masalah dengan lazada. Berikut ini beberapa komentar pengunjung di blog lamaku mengenai lazada. Masalah-masalah dibawah ini adalah secuil masalah dibandingkan dengan penjualan sukses di harap teman-teman bisa ambil hikmahnya aja, bahwa saat belanja online, harus siap dengan masalah seperti barang yang diterima lecet/cacat, barang telat sampai, barang tidak sesuai, barang habis stock dan uang dikembalikan, dan masih banyak banyak lagi komentar di blog lama, yang ga bisa dipindahin, dan kalo dibikin screenshoot kayak diatas bisa panjang banget. Komentar lain yang ga aku masukin sekitar 50 komentar, dan semuanya hampir sama dengan yang yang bilang belanja di lazada berkali-kali sukses, ada yang belanjanya berkali-kali tapi kadang-kadang dapet barang lecet, ada yang bermasalah saat minta pengembalian uang, adalah saat teman2 dapet masalah yang sama, jangan nyerah dan biarin lazada lepas tangan. Artinya kalau barang ga sesuai, komplain aja. Barang lecet, komplain juga. Pokoknya komplain kalo kena kalau dibiarin, lazada yang untung dengan kasus seperti ini dan pelanggan dirugikan. Segitu aja dulu deh, kalau ada yang mau ditanyain, kicauin aja dikolom komentar.
Melakukan kegiatan jual beli online itu gak selamanya mulus. Tentu ada kendala yang seringkali muncul. Misalnya, ketika Anda sebagai pembeli membeli suatu produk di marketplace seperti Lazada, lalu menerima paket yang rusak atau mungkin salah. Hal pertama yang Anda lakukan yaitu mencari cara mengembalikan barang di Lazada, kan? Nah, jika memang produk yang diterima tidak sesuai, mengembalikannya adalah cara paling benar. Mengapa Perlu Pengembalian Barang di Lazada? Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang pembeli hingga menukar barang di Lazada atau nge retur barang di Lazada memang ada beberapa. Contohnya seperti produk kurang dikemas dengan rapat dan baik sehingga rusak saat proses penyimpanan dan pengiriman. Ataupun penjual salah kirim barang karena tertumpuk oleh pesanan yang lain. Hal-hal seperti itu pastinya menimbulkan perasaan tidak menyenangkan. Sudah lama dapat paket, perlu menunggu lagi, dan ketika datang, justru tidak sesuai ekspektasi. Tapi, tenang. Di marketplace Lazada, Anda sebagai pembeli dapat melakukan cara retur barang. Bahkan, pengalaman pengembalian barang Lazada bisa Anda taruh di kolom penilaian produk yang Anda beli supaya menjadikan pelajaran untuk penjual ke depannya. Syarat Pengembalian Barang di Lazada Sebelum melakukan cara retur barang di Lazada yang sudah diterima, sebaiknya Anda memperhatikan syarat-syarat yang berlaku. Simak selengkapnya berikut ini. Waktu Jaminan Retur Lazada Jika Anda ingin melakukan cara retur barang Lazada, pastikan masih dalam waktu yang tertera di kolom. Perhitungan waktu dimulai sejak tanggal Anda menerima produk hingga tanggal cap pos yang ditempelkan ke paket milik Anda. Melihat Jaminan Pengembalian Produk Untuk melihat jaminan pengembalian produk, Anda bisa melihatnya melalui menu Halaman Produk. Ilustrasinya ada pada gambar di atas. Isi Formulir Pengembalian Barang Anda harus mengisi formulir pengembalian barang yang tersedia di laman Lazada. Ada dua jenis formulir pengembalian barang; yaitu pengembalian barang ke penjual dan ke pihak Lazada langsung. Perlu diketahui bahwa Anda harus mencantumkan jasa pengiriman yang dipilih saat mengisi formulir pengembalian barang. Tapi, kalau anda mengirim produk ke layanan pengiriman selain yang Anda pilih, maka pihak Lazada tidak akan mengembalikan ongkos kirim pada Anda. Syarat Sah Retur Barang di Lazada COD atau Bukan Barang COD bisa dikembalikan, kok. Tapi, meskipun barang yang ingin Anda kembalikan bukan barang COD, tentu bisa pula. Asalkan mengikuti beberapa rincian syarat seperti berikut Adanya bukti pembelian seperti nomor pesanan, faktur pembelian, dan lain sebagainya Mengisi informasi bank di formulir pengembalian barang Jika Anda pilih metode Drop Off, harap menunjukkan nomor resi pengembalian barang ke jasa pengiriman yang Anda cantumkan saat pengisian formulir pengembalian barang. Layanan Drop Off otomatis gratis, ya Alasan pengembalian barang harus jelas dan Anda pun bersedia untuk memenuhi syarat pengembalian barang Untuk produk dengan kategori elektronik seperti gadget, laptop, atau perangkat lain yang punya kata sandi, harap menghapus terlebih dahulu kata sandi yang terdaftar di perangkat tersebut sebelum akhirnya dikirim ke pihak Lazada. Hal ini guna mempermudah proses quality check nantinya Bagaimana Cara Retur Barang di Lazada? Selanjutnya, saatnya melakukan cara cancel barang di Lazada dengan mengikuti langkah-langkah berikut! Login dengan Akun Lazada Hal pertama yang harus dilakukan yaitu dengan login atau masuk ke akun Lazada Anda di aplikasi Lazada. Pilih tulisan “Akun,” lalu “Lihat Semua Pesanan” yang ada pada menu “Pesanan Saya.” Pilihan “Pengembalian Saya” Silakan pilih nomor pesanan barang yang ingin Anda kembalikan, lalu klik “Pengembalian Saya.” Perlu diketahui bahwa tulisan “Pesanan Saya” akan muncul apabila status paket adalah “Telah Diterima.” Jika tulisan pengembalian tak dapat ditekan, tandanya Anda telah melewati batas pengembalian produk. Untuk mengatasi ini, Anda bisa menuju Lazada Indonesia Help Center untuk klaim garansi produk jika memang tersedia. Kembalikan Produk Jika Tidak Sesuai! Pada tahap ini, klik “Saya ingin mengembalikan produk.” Untuk satu produk yang ingin dikembalikan, Anda dapat memilih alasan pengembalian secara langsung dan mengunggah foto produk sebagai bukti yang sesuai dengan alasan. Misalnya, Anda bisa mencantumkan bagian produk yang tidak sesuai harapan, rusak, atau salah. Tapi, jika ada lebih dari satu produk yang ingin Anda kembalikan, maka Anda harus mencentang produk yang ingin dipilih, ya. Tahapannya ada pada gambar di bawah. Detail Alasan Pengembalian Barang Berikutnya, Anda harus mengisi informasi terkait alasan pengembalian barang secara lengkap pada kolom “Komentar Tambahan.” Tujuannya untuk membantu pihak Lazada mengecek kualitas dari produk yang Anda ingin kembalikan. Silakan pilih detail untuk alasan pengembalian barang, lalu klik “Selanjutnya.” Pengembalian Dana Anda dapat memilih metode pengembalian dana, sesuai dengan metode yang pertama kali Anda pilih ketika melakukan proses pemesanan produk. Metode yang bisa Anda pilih yaitu Bank Transfer Virtual Account, OTC, COD, atau Debit Instant. Jikalau metode yang Anda pilih itu merupakan Kartu Kredit atau Kredivo, pilihan tersebut tidak akan muncul di layar karena otomatis limit. Namun, Anda akan diarahkan ke halaman “Detail Pengembalian Dana.” Gambarnya seperti berikut Metode Pick Up atau Drop Off Saat ini, pihak Lazada hanya menyediakan pilihan Pick Up untuk produk tertentu yang dijual di LazMall dan berdomisili di wilayah Jabodetabek. Di tahap ini, Anda bisa memilih jasa pengiriman yang telah tersedia. Kalau sudah, klik “Pilih.” Jika Anda pilih menu Drop Off, berikan produk ke jasa pengiriman maksimal 3 hari setelah pengisian formulir pengembalian barang. Tapi, jika Anda pilih Pick Up, maka Anda diharuskan menunggu konfirmasi dari pihak jasa pengirimannya terlebih dahulu. Informasi Pengembalian Dana Jikalau sudah klik “Selanjutnya,” dari proses sebelum ini, Anda akan diarahkan kembali ke halaman informasi pengembalian dana. Nah, di sana, silakan klik “Kirimkan.” Kalau berhasil, maka akan muncul pop up notification bertuliskan “Berhasil Dikirim.” Pengembalian Barang Berhasil! Anda pun akan mendapat notifikasi terkait formulir pengembalian barang yang telah disetujui oleh pihak Lazada. Selanjutnya, Anda akan diarahkan menuju halaman “Detail Pengembalian Barang.” Proses telah selesai sampai di sini! Tahapan untuk mengembalikan barang di Lazada memang kelihatannya memusingkan, tapi hal tersebut patut Anda lakukan jika memang barang yang telah diterima tidak sesuai dengan apa yang pertama kali Anda pesan. Nah, itulah cara untuk Anda sebagai pembeli melakukan retur barang. Lalu, bagaimana jika Anda berjualan di Lazada dan merupakan seorang seller Lazada yang menerima komplain hingga pengembalian barang dari konsumen? Pakai Jasa Ginee Omnichannel Makanya! Tenang, semua ada solusinya. Yaitu Ginee Omnichannel! Dengan Ginee, dijamin kualitas produk hingga layanan dapat terjaga karena pengelolaan toko online yang baik dan teratur hanya dalam satu dashboard Ginee! Ginee Indonesia merupakan platform Omnichannel yang bertujuan untuk membantu Anda dalam pengelolaan banyak toko online di berbagai marketplace. Jika Anda punya toko online di Lazada, maka jangan khawatir soal pengembalian barang, sebab toko online, produk, hingga chat dengan konsumen dapat dilakukan sekaligus, lho. Ginee dilengkapi dengan fitur canggih! Yaitu manajemen produk, stok, pesanan, promosi, laporan penjualan, Ginee Chat, dan Ginee Fulfillment. Tingkatkan penjualan Anda di marketplace dengan bantuan Ginee. Daftar sekarang, yuk, dan dapatkan free trial selama 7 hari full! Ginee Indonesia, Tool Bisnis Online Paling Kredibel Punya kesulitan mengelola toko online yang terdaftar di berbagai marketplace? No worries, Ginee Indonesia hadir untuk Anda! Ginee adalah sistem bisnis berbasis Omnichannel Cloud yang menyediakan berbagai fitur andalan lengkap guna mempermudah pengelolaan semua toko online yang Anda miliki hanya dalam satu platform saja!Fitur dari Ginee beragam, lho! mulai dari manajemen produk, laporan penjualan, Ginee WMS, yang artinya Anda dapat mengelola manajemen pergudangan dengan lebih mudah, Ginee Chat yang memungkinkan Anda mengelola chat pelanggan dari berbagai platform, hingga Ginee Ads untuk kelola semua iklanmu di berbagai platform. Yuk, daftar Ginee Indonesia sekarang FREE! Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online AndaUpdate secara otomatis pesanan dan stokMengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudahMemproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistemMengelola penjualan dengan sistem manajemen digitalMembership dan database pelanggan secara menyeluruhPrediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di GineeMemantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
Nah.. jika pada artikel yang lalu saya share tentang belanja di luar negeri di Aliexpress, kali ini saya akan share pengalaman saya belanja di tapi penjualnya di luar negeri. Bagaimana prosesnya, pembayarannya, berapa lama pengiriman dan lainnya? simak aja ya 😀 Lazada sendiri merupakan salah satu market place atau ecommerce di Asia Tenggara salah satunya Indonesia. Saat ini mayoritas sahamnya milik Alibaba. Makanya wajar juga menjual barang dari luar negeri seperti tiongkok, korea dan lainnya. Jika kamu suka cari barang buatan china yang terkenal murah bisa coba disini. Tampilan depan Lazada seperti dibawah ini. Sekilas mirip Aliexpress ya, mungkin developernya sama. Saya belanja di Lazada juga masih iseng mau coba-coba, karena katanya di lazada juga ada beberapa seller penipu dengan menjual barang tidak sesuai yang dipajang, tapi memang harganya murahnya gak wajar. Jadi saya harus waspada dengan hal itu. Saya cari seller yang sudah punya reputasi cukup baik, feedback banyak yang positif dan sudah lama jualannya. Waktu itu saya beli barang seharga 150 ribuan dan memang di marketplace lokal ga ada yang jual. Saya beli 2 buah jadi harga total 300 ribu, tapi pas dapat potongan harga lupa berapa persen + free ongkir jadi totalnya hanya 255 ribu saja. Asyiknya saya bisa pilih metode pembayaran COD, atau Cash on Delivery, jadi saya bayar saat barang sampai. Sangat memudahkan ya.. Mungkin lain kali saya coba pake metode transfer bank dan kartu kredit, sepertinya bisa cicilan juga heheh.. Oh iya ini tidak ada biaya lain-lain seperti bea cukai atau pajak saat COD, mungkin karena harga murah. Lain kali mungkin saya coba yang harga diatas 100 dolar. Berapa lama sampainya? Tidak seperti di Aliexpress, pengiriman barang dari luar negeri di ini sangat cepat meskipun gratis ongkir. Saya beli pada tanggal 28 Juli lalu dan terlihat prosesnya diatas, pada hari minggu 5 Agustus dikirim oleh JNE dan sekaligus bayar barangnya. Jika saya track nomor resi sebenarnya sudah sampai di kota saya jam 10 pagi sehari sebelumnya, tapi entah kenapa tidak langsung diantar ke alamat saya. Itu artinya pengiriman barang “impor” dari luar negeri lewat lazada ini hanya seminggu atau 7 hari saja, sangat jauh berbeda jika belanja di aliexpress yang free shipping. Paling cepat 3 mingguan sampai sebulan lebih. Tapi memang kamu harus pilih-pilih seller jangan sampai zonk ya. Pilih penjual terpercaya, dilihat dulu komentar dan feedback dari pembeli agar lebih aman. Kalo kamu punya pengalaman di lazada, share di komentar ya… Selamat berbelanja..
Gara-gara mikrofon bonus waktu beli laptop gue tiba-tiba rusak setelah pemakaian yang cukup lama, gue akhirnya browsing buat nyari-nyari mikrofon baru sambil berharap ada produk bagus yang lagi diskon. Kebetulan belakangan ini gue jadi lebih sering bikin video tutorial dan video webinar untuk klien, jadi mikrofon menjadi salah satu barang yang harus gue miliki. Ketika lagi asik stalking, calon ibu untuk anak-anak gue menyarankan buat nyari di Lazada Indonesia, katanya di sana murah dan sering ada diskon. “Di mana-mana juga kayaknya diskon, deh,” jawab gue sambil mengetikkan kata kunci “mikrofon lazada” di tab baru browser gue yang tampilannya serba hitam. Bejibun mikrofon dengan berbagai harga langsung muncul berdesakan, kayak pasar malam di malam terakhir. Gue pun bingung karena sebelumnya belum pernah beli mikrofon untuk laptop dan nggak tau range harganya, sedangkan yang muncul di Lazada mulai dari harga di bawah 50ribu sampai di atas 500ribu. Pengin beli yang murah, takut kualitasnya jelek. pengin beli yang mahal, takut kemahalan. Pengin beli di antaranya, nanggung. Untuk sepersekian detik akhirnya gue ninggalin layar buat bikin sarapan karena ketika liat jam ternyata udah hampir sore. Setelah makan gue melanjutkan scroll down, lalu gue ngeliat ada salah satu produk mikrofon yang harga aslinya di atas 500ribu tapi sedang diskon besar-besaran hingga akhirnya harganya tersisa 150ribuan. Gue pun langsung ngecek detailnya, ternyata barang tersebut penjualnya berasal dari luar negeri. Gue lupa sih, antara Swiss atau Belgia, tapi yang jelas bukan Finlandia apalagi Nikahindia. Gue berhenti sejenak sambil mikir; mikrofon-nya keliatan oke, bentuk nggak neko-neko, harga udah cocok, tapi deadline kerjaan gue udah di depan mata sementara perkiraan sampainya sekitar sebulan lagi. Kemudian gue iseng lanjut ke tahap pembayaran, ternyata gratis ongkos kirim dan bisa Cash On Delivery alias COD alias bayar di tempat setelah barang sampai. Gue pun memesan mikrofon tersebut dan bergumam sambil mikirin mantan; nanti ngerekam suara pake hape dulu aja buat sementara sambil nunggu mikrofon-nya datang. Setelah gue mengikuti proses pemesanan hingga nominal pembayaran yang harus disiapkan nanti, beberapa hari setelahnya gue pun menanyakan status pesanan gue ke Twitter Lazada Indonesia buat mastiin karena gue mesen dengan metode COD tanpa login atau sign up dulu. Karena alasan COD juga, gue jadi berpikir kalo nyampe gue bayar, kalo nggak nyampe ya biarin aja. Twitter Lazada Indonesia merespons dengan jawaban kalo pesanan gue sudah diterima oleh seller dan sedang diproses, gue disuruh berdoa aja biar cepet sampai karena pengiriman dari luar negeri. See? Admin Twitter Lazada Indonesia aja nggak yakin-yakin banget pesanan gue bakal nyampe, atau bakal nyampe cepet. Tapi ternyata… ..ternyata mikrofon gue sampai hanya dalam waktu 10 hari. Tepat 8 hari setelah gue menerima email dan SMS bahwa pesanan gue sudah diterima dan sedang diproses oleh penjualnya, gue menerima SMS lagi bahwa pesanan gue sudah dalam proses pengiriman. Lalu dua hari kemudian gue tiba-tiba dapat SMS dari kurir Lazada Express yang disingkat LEX. “Mas, hari ini saya mau mengirimkan paket seharga mohon siapkan uang pas agar transaksi lebih cepat ya.” Gue pun membalas dengan mantap dan langsung ke ATM buat ngadem karena kosan gue lagi panas banget walaupun baru aja turun hujan. Siangnya, kurir Lazada Express ngehubungin gue lagi, udah sampai di lokasi, kata dia. Gue pun turun, ngasih uang seharga yang tertera di paket gue, lalu balik ke kamar buat ngecek paketnya. Setelah itu gue langsung cobain dan ternyata hasilnya memuaskan walaupun di keterangan paketnya tertulis tidak ada garansi apa pun dan barang dikirim langsung dari luar negeri. Menurut gue, untuk paket yang dikirim dari luar negeri dengan harga semurah itu, dan gratis biaya kirim serta bisa bayar di tempat dan bisa sampai secepat itu adalah suatu hal yang langka dan sangat memuaskan. But, however, banyak juga pesanan yang dikirim dari dalam negeri tetapi waktu sampainya lebih lama dan bahkan dikenakan biaya ongkos kirim. Jadi menurut gue, harus pintar-pintar juga melihat seller yang reputasinya cukup baik sebelum memutuskan untuk membeli. Karena walaupun belinya atas nama Lazada Indonesia, proses pengepakan dan pengiriman untuk jenis barang tertentu juga masih dilakukan oleh pihak ketiga, tidak langsung oleh pihak Lazada Indonesia. Itu kata mantan ketua kelas gue waktu TK dulu. Ini adalah pertama kali gue belanja barang dari luar negeri di Lazada Indonesia, dan gue merasa sangat puas dengan pelayanan dan ketepatan waktunya yang bahkan beberapa hari lebih cepat dari estimasi. Pesan 2 Februari 2017 8 hari kemudian tiba di Indonesia 2 hari kemudian sudah diantar kurir Lazada Express Perkiraan sampai paling cepat 14 Februai 2017, gue terima 11 Februari 2017 Rate untuk produk Rate untuk penjual Rate card gue via email aja.
Lazada adalah toko online pertama yang berani mengiklankan situs website mereka untuk pertama kali, yang kemudian disusul oleh Tokobagus sekarang OLX. Saya sendiri sudah puluhan kali menggunakan Lazada sebagai tempat mencari barang impian, sebab itu tulisan ini akan memberikan kelebihan dan kekurangan berbelanja di lazada adalah toko online pertama yang mengiklankan situsnya di Televisi pada tahun 2012, sebelum adanya Shoope, Bukalapak, dan marketplace lainnya lazada lebih dulu membuat gebrakan dalam transaksi Group adalah sebuah perusahaan e-commerce Asia Tenggara yang didirikan oleh Rocket Internet dan Pierre Poignant pada 2012, dan dimiliki oleh Alibaba Group. Pada 2014, Lazada Group mengoperasikan situs-situs di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam dan meraih sekitar US$647 juta dari beberapa putaran investasi dari para investornya seperti Tesco, Temasek Holdings, Summit Partners, JPMorgan Chase, Investment AB Kinnevik dan Rocket Internet. di kutip dari Wikipedia; Lazada GroupPengalaman Berbelanja di LazadaJujur saja pertama kali saya belanja online itu di Lazada ini, semenjak iklannya muncul di TV saya menjadi penasaran karena pada masa itu jual beli barang sering sekali ada modus penipuan. Lazada dapat memberikan jaminan keamanan saat berbelanja dengan sistem yang kita kenal sekarang, barang sudah sampai baru uang dari pembeli dapat lebih jelasnya saya sudah merangkum beberapa kelebihan beserta kekurangan dari marketlace Lazada ini, ini menurut saya sebagai orang yang sering berbelanja online Belanja di Lazada1. Membeli Barang Dari Luar Negeri Dengan AmanHal yang utama dan menjadi keunggulan dari Lazada paling mencolok dari dulu adalah barang yang dijual tidak hanya dari dalam negeri, akan tetapi mencakup juga keluar pernah membeli mesin penetas telur mini yang hanya muat enam telur dari penjual dari China, dan ternyata barang tersebut memang benar - benar dikirimkan kepada saya. Kelebihan penjual luar negeri dari pada dalam negeri adalah harga yang mereka tawarkan lebih murah, dan ongkos kirim sama saja seperti dalam Banyak Brand TernamaMerk - merk besar sangat mudah ditemukan dalam situs Lazada ini. Tidak usah khawatir kesulitan mencari pakaian, smartphone atau barang lainnya yang original selagi kamu membeli dari distributor mengetahui mana toko resmi dari brand yang asli, kamu tinggal searching saja di kotak penelusuran dengan kata kunci "Merk Flagship Store". Misalkan saya mencari toko resmi Xiaomi maka "Xiaomi Flagship Store".Jadi jangan takut kamu bakalan membeli barang abal - abal disini selagi mengikuti saran saya memilih toko Tersedianya Ulasan PembeliMembeli barang tanpa tatap muka harus ekstra hati - hati, dan Lazada sudah memperhitungkan hal itu dengan adanya fitur ulasan pembeli. Dengan adanya ulasan pembeli maka dapat melihat bagaimana kualitas barang yang dikirimkan penjual kepada yang buruk dari pembeli sebelumnya akan menurunkan kepercayaan calon pembeli, ini membuat toko akan lebih berhati - hati dan tidak seenaknya mengirimkan barang yang tidak sesuai kepada selalu memperhatikan ulasan pembeli sebelum memutuskan mengambil barang tersebut, bahkan barang yang tidak ada atau ulasan pembelinya kurang tidak saya lirik sama Garansi Uang KembaliKetika barang tidak dikirim oleh penjual dalam jangka waktu tertentu maka otomatis uang akan dikembalikan pada akun Lazada milik kamu. Begitu juga jika kita komplain, karena barang tidak sesuai dengan kehendak kita atau memang rusak dalam perjalanan kita bisa mengklaim uang Sering Ada DiskonJika kamu sering belanja di Lazada maka kamu pun akan sering mendapatkan diskon baik itu berupa potongan ongkos kirim, atau cashback. Terutama pada waktu harbolnas memang benar - benar pesta diskon di marketplace satu kelebihan diatas adalah menurut versi saya, namun yang paling menjadi sorotan adalah tersedianya jaringan penjual dari luar negeri, jadi lebih mudah untuk mencari barang yang unik unik dari luar saya buat kalian yang membeli barang dari luar negeri sebaiknya jangan membeli semacam smartphone walau harganya murah, karena kebanyakan isinya tidak jelas dan tidak bisa digunakan dalam wilayah Indonesia. Membeli barang dari luar negeri juga harus selalu melihat ulasan pembeli sebelumnya, jika ada komplain walau beberapa sebaiknya jangan ambil resiko karena untuk pengembalian barang cukup ribet kalau sudah keluar ulasan saya mengenai belanja di Lazada, semoga bisa memberikan gambaran dari marketplace ini, dan semua sekarang tergantung keputusan kamu.
Pengalaman buruk berbelanja online di Lazada membuat saya malas untuk berbelanja online kembali. Dari dulu memang saya lebih sreg dengan Cost on Delivery alias tatap muka secara langsung untuk urusan belanja dan transaksi pertukaran barang/jasa lainnya, atau berbelanja di toko secara langsung. Ini bermula pada 17 Agustus 2015 saya melakukan pemesanan 3 produk kamera xiaomi yi, waterproof case, dan baterai cadangan. Ternyata ketiga produk ini berasal dari 2 supplier berbeda. Kamera Xiaomi Yi paket pertama saya terima pada 23 Agustus 2015, sehari sebelum saya berangkat ke Eropa. Waterproof dan baterai paket kedua yang seharusnya juga saya bawa, baru tiba pada 26 Agustus. Saya sudah mendarat di Amsterdam pada tanggal tersebut. 30 September saya kembali ke Jakarta. Saya segera memeriks paket kedua. Isinya sebuah baterai dan charger kamera. Waterproof case tidak ada di dalamnya. Berikut kronologi pelaporan barang yang salah 5 Oktober 2015 Saya melaporkan melalui Live Chat di website Ditanggapi oleh Pungguh Purnomo dengan pernyataan bahwa produk yang saya pesan telah terkirim pada 26 Agustus, dia tidak paham laporan saya. Akhirnya saya menelepon customer care 021 80630200, kemudian mendapat email Dear Ibu Fthrms, Terima kasih telah menghubungi Sehubungan dengan pertanyaan Ibu Fthrms mengenai produk yang Ibu terima dengan nomor pesanan 343927546, kami informasikan agar Ibu mengirimkan bukti kekurangan produk yang Ibu terima ke alamat email support agar dapat ditindak lanjuti oleh kami. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Apabila Ibu Fthrms memerlukan informasi lebih lanjut silahkan kunjungi alamat Layanan Konsumen kami di Hormat Kami, Betty Customer Service Associate 20 Oktober 2015. Saya mengirimkan email ke support berisi Dear Customer Service Lazada, Saya benar-benar kecewa dengan Layanan Konsumen Lazada yang begitu lambat dan tidak sesuai janji. Setelah saya menelepon support lazada pada tanggal 1 Oktober 2015, saya dijanjikan akan dihubungi via telepon tentang status barang pesanan saya yang belum sampai yakni XIAOMI YI WATERPROOF. Namun faktanya saya baru dihubungi pada tanggal 11 Oktober 2015 dan itupun via email dimana saya masih harus mengirimkan bukti foto terlampir yang benar-benar merepotkan. Saya pun tidak dapat mengetahui siapa provider/penjual produk yang saya pesan dan tidak dapat menghubungi/komplain secara langsung kepada mereka. Karena saya merasa pemesanan ataupun komplain via begitu lambat dan memakan waktu yang terlalu lama. Begitu banyak hal tidak mengenakkan dari pengalaman saya berbelanja kali ini 1. Pada tanggal 22 Agustus 2015 saya mengajukan permohonan pembatalan pemesanan produk Xiaomi Yi Waterproof, charger dan baterai cadangan via telepon ke support lazada, karena barang pesanan terlalu lama sampai. Namun alih-alih pihak Lazadamemproses pesanan saya, mereka buru-buru mengirimkan pesan bahwa barang telah dikirim, PADAHAL barang tiba tetap terlambat dan saya sudah terlanjur berangkat ke Eropa. 2. Barang tiba pada tangal 26 Agustus 2015, dan tidak lengkap/terdapat kekurangan sebagaimana yang saya laporkan ini. 3. Harga barang/produk Lazada tidak sesuai dengan yang tertera di laman web. Ketika saya membeli kamera xiaomi yi dan waterproof, terdapat tulisan diskon sekian % apabila membayar dengan kartu kredit, namun faktanya harga tidak diberi diskon pada saat pembayaran. Saya tidak mengerti bagaimana Lazada yang mengaku online shop terbesar di Indonesia sangat TIDAK PROFESIONAL, dan customer service pun sangat tidak memuaskan, ketika ditanya alih-alih memberi solusi malah menjawab tidak tahu, ataupun menjawab akan menghubungi kembali namun tidak pernah dilakukan. Saya sungguh-sungguh kecewa dengan Apabila setelah email ini saya tidak jua mendapatkan respon yang memuaskan dan positif serta reward yang setimpal atas kesalahan pihak Lazada, maka dengan berat hati saya akan men-share pengalaman buruk ini di laman blog saya, yang tentunya akan dibaca oleh banyak orang. Terimakasih. Fitri MS 22 Okt mendapat tanggapan dari Aladia Karlina Dear Ibu Fitri Mayang Sari, Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terima kasih atas konfirmasi pengiriman bukti paket dan nomor resi yang Ibu Fitri kirimkan telah kami terima. Mengenai pesanan Xiaomi Yi WaterProof Case/Casing/Housing Underwater dengan nomor order 343927546 yang belum diterima, kami telah menindaklanjuti ke pihak terkait. Mohon kesediaanya menunggu. Mengenai tidak mendapatkan diskon dengan menggunakan promo Monday Master Card, kami informasikan bahwa promo ini hanya berlaku bagi pengguna kartu kredit yang berlogo Master Card dan tidak berlaku untuk pengguna kartu kredit yang berlogo Visa. Berdasarkan pengecekan didata kami Ibu Fitri menggunakan kartu kredit yang berlogo Visa. –> Tidak ada keterangan kartu kredit tertentu pada display. Kami turut menyesal dengan kejadian ini. Kami akan jadikan hal ini bahan evaluasi untuk perbaikan kualitas pelayanan kami kedepannya. Apabila Ibu Fitri Mayang Sari memerlukan informasi lebih lanjut silahkan kunjungi alamat Layanan Konsumen kami di Hormat Kami, Aladia Karlina Customer Service Associate Karena tidak mendapat tanggapan lebih lanjut. 29 Oktober saya memulai komplain di Twitter LazadaID 6 Nov mendapat email dari Sony Indrawan setelah saya melakukan laporan LAGI via nomor telepon customer care Dear Ibu Fitri Mayang Sari, Terima kasih telah menghubungi Kami sudah berusaha untuk menghubungi Ibu Fitri di nomor telepon 08999750447, namun tidak ada jawaban. Mengenai produk yang diterima kurang dengan nomor pesanan 343927546, kami informasikan bahwa pihak kami sudah berusaha untuk menghubungi pihak Seller dan mereka akan melakukan pengecekan data kembali dan akan segera menghubungi Ibu. Kami mohon maaf jika mengecewakan Ibu namun disini kami akan bantu semaksimal kami dapat membantu. Mohon kesediaannya untuk menunggu konfirmasi dari pihak Seller. Apabila Ibu Fitri memerlukan informasi lebih lanjut silahkan kunjungi alamat Layanan Konsumen kami di Hormat Kami, Sony Indrawan Customer Service Associate 16 November Saya dihubungi via telepon. Terkonfirmasi bahwa supplier telah mengirimkan produk yang salah kepada saya. Saya diminta melakukan pengiriman produk kembali langsung ke alamat Seller Green Lake City Ruko Sentra Niaga Blok I Jl. Kresek Raya, Kel. Duri Kosambi, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat 11750 PIC Seller Wawan Telepon 081391900700 4 Desember saya mengkonfirmasi pengiriman produk kembali beserta nomor resi via Pos ke email dan twitter Lazada. Di Twitter saya diminta mengirimkan bukti via email meski saya telah mengirimkannya duluan. Sementara itu di email saya juga tidak mendapat respon. Sebulan terlewati. Saya menikmati liburan. Saat teringat kembali tentang Lazada, rasa kesal selalu naik ke ubun-ubun. 5 Januari 2016 saya melakukan bombardir komplain via Twitter LazadaID dan Live Chat. Sebab email, telepon, direct message tidak berguna. Saya diminta mengirimkan LAGI bukti pengiriman produk bahkan menyebutkan kembali nomor order 343927546. Intense sekali komplain saya hari itu. Now or Nothing at All! saya bertekad karena sudah lelah sekali dengan komplain tidak berujung ini dan sia-sia. Terkuras emosi. Akhirnya Pukul 4 sore hari saya ditelepon Amalia, Customer Service Associate, mengkonfirmasi bahwa produk yang saya kirimkan telah diterima oleh supplier. Mereka menawarkan Mengirimkan produk yang sama Mengembalikan uang saya dengan cara menambah limit kartu kredit, karena saya membeli dengan kartu kredit. Tentu opsi ini saya tolak. Saya meminta dikirimkan produk yang sama. Beserta kompensasi atas pelayanan yang parah. Lazada menyetujui dan memberikan kompensasi berupa voucher 100 ribu doang!. 6 Januari 2015 Pesanan yang saya perjuangkan dengan emosi ke ubun-ubun selama 3 bulan akhirnya saya terima dengan lengkap dan sesuai keinginan. Saya telah sering berhadapan dengan customer service, hotel, maskapai penerbangan, perusahaan, dll. Baru dengan Lazada inilah saya benar-benar naik darah. Penilaian saya atas Customer Care Lazada Indonesia Telepon 021 80630200 Setiap kali saya menelepon akan diangkat oleh orang yang berbeda, maka saya harus mengulangi komplen lagi dan lagi, tanpa mendapat solusi yang saya inginkan. Customer service operator sering kali tidak memahami proses bisnis dengan baik, sekaligus tidak memiliki kuasa untuk memutuskan. Apa mereka pikir saya sedang curhat tanpa butuh solusi! Ketika saya minta disambungkan dengan manajer, operator akan berdalih manajer tidak ada di tempat. Saya minta nomor handphone manajer, dan tentu saja permintaan ini ditolak. Email support Sebagaimana telepon Customer Service Associate juga berbeda-beda orangnya Sony Indrawan, Aladia Karlina, Betty, Layanan Pelanggan, Nendi, dan Amalia. Baru Amalia yang menelepon saya secara konsisten konfirmasi produk diterima supplier, pemberian kompensasi, barang telah dikirim hingga menanyakan apakah barang telah saya terima. Twitter LazadaID LazadaIDCare Meski orangnya berbeda-beda, langkah-langkah yang diberikan via Direct Message Twitter lebih jelas. Selain itu record tercatat lebih rapi karena continuous, dibandingkan email yang selalu dimulai dengan subjek baru. LiveChat Hahaha…nyaris sia-sia, jika tidak ingin mengatakannya tidak berguna. Catatan Studi kasus adalah Lazada Indonesia. Saya tidak memiliki pengalaman dengan Lazada Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Filipina, dll. Saya tidak dendam kepada Lazada, terlebih setelah semua pesanan saya terima. Hanya ke depan saya akan berpikir berkali-kali untuk belanja di sini. Pengalaman ini bersifat personal sekali. Pengalaman buruk yang saya alami belum tentu sama dengan pengalaman orang lain. Oleh karena itu saya tidak menyimpulkan bahwa Lazada buruk atau tidak recommended. Saya serahkan penilaian dan keputusan kepada pembaca apakah ingin berbelanja di Lazada atau tidak. Tulisan ini ditujukan sebagai saran kepada Lazada agar meningkatkan pelayanannya. Pengalaman saya dengan Lazada membawa saya kepada kesimpulan bahwa saran harus saya sampaikan via publik agar lebih didengar oleh Lazada. Semoga para pembaca menemukan tulisan ini bermanfaat dan lebih hati-hati dalam berbelanja online ke depannya. Terimakasih telah membaca. Bintaro, 8 Januari 2016. Fitri Mayang Sari
pengalaman beli barang di lazada